Kronologi Kehidupan Santo Josemaría

Peristiwa pokok dalam kehidupan Santo Josemaría

Dari Prelatur Opus Dei

Kronologi

1902 – 9 Januari. Josemaría Escrivá lahir di Barbastro, Spanyol. Pada tanggal 13 Januari ia menerima Sakramen Baptis di Gereja Santa Maria Diangkat ke Surga, di Barbastro

1904 – Ia sakit berat, tetapi mendapat mukjizat penjembuhan melalui perantaraan Santa Maria dari Torreciudad

1912 – 23 April. Josemaría Escrivá menerima Komuni pertama

1915 – Usaha ayahnya bangkrut dan keluarga mereka pindah ke Logrono

1917 – Firasat akan panggilannya. Sekitar akhir tahun 1917 atau permulaan tahun 1918, jejak-jejak kaki seorang rahib Karmel tanpa kasut di atas salju di jalanan membangkitkan hasrat yang besar untuk mengabdikan diri kepada Tuhan demi cinta. Josemaría memutuskan untuk menjadi imam.

1918 – Ia mulai belajar ilmu gerejawi sebagai siswa eksternal di seminari di Logrono

1920 – Ia pindah ke Saragosa untuk menlanjutkan studi, persyaratan menjadi imam di universitas kepausan. Josemaría tinggal di Seminari St. Fransiskus a Paula

1923 – Josemaría Escrivá mulai perkuliahan hukum sipil di Fakultas Hukum di Universitas Saragosa

1925 – 28 Maret. Josemaría Escrivá ditahbiskan menjadi imam di gereja Seminari Santo Carolus. Ia merayakan Misa Pertama di Basilika Santa Maria dari Pillar pada tanggal 30 Maret dengan intensi untuk arwah ayahnya. Hari berikutnya ia ditugaskan untuk menjadi pengganti pastor paroki di Perdiguera, di luar kota Saragosa.

1927 – Pada bulan Januari ia mendapatkan gelar Sarjana Hukum, dan pada tanggal 19 April ia pindah ke Madrid untuk meneruskan studi pasca sarjana dalam bidang hukum sipil.

1928 – 2 Oktober. Dengan ilham ilahi di Madrid Josemaría Escrivá mendirikan Opus Dei, yaitu jalan menuju kesucian hidup melalui pekerjaan dan dalam memenuhi tugas sehari-hari

1930 – 14 Februari. Ketika Josemaría Escrivá sedang merayakan Misa Kudus di Madrid, Tuhan berkenan menunjukkan kepadanya bahwa Opus Dei juga untuk para wanita

1933 – Josemaría Escrivá membuka center Opus Dei yang pertama untuk para mahasiswa, bernama Akademi DYA.

 1934 – Josemaría Escrivá menerbitkan buku Consideraciones Espirituales (“Pertimbangan Rohani”) di Cuenca. Buku ini adalah pendahulu buku ‘Jalan’

1936 – Perang Saudara Spanyol. Dimulailah pengejaran umat beriman. Josemaría Escrivá harus mengungsi di beberapa tempat. Rencana untuk membawa Opus Dei ke luar negeri terhenti.

1937 – Pendiri Opus Dei melintasi pengunungan Pirinea ke negara Andorra dan dari situ menyeberang ke daerah Spanyol nasionalis, untuk melanjutkan karya kerasulan.

1939 – di Valencia, Pendiri Opus Dei menerbitkan edisi pertama buku ‘Jalan’.

1941 – Pada tanggal 19 Maret, Uskup Madrid, Mgr Leopoldo Eijo y Garay memberi pengesahan pertama pada Opus Dei untuk tingkat keuskupan.

1943 – 14 Februari. Di dalam Misa Kudus Tuhan berkenan menunjukkan jalan keluar untuk masalah kanonis yang dihadapi Pendiri Opus Dei. Dari saat itu anggota Opus Dei dapat ditahbiskan menjadi imam; dengan ini berdirilah Serikat Imam Salib Suci.

1944 – 25 Juni. Tahbisan pertama dari anggota Opus Dei oleh Uskup Agung Madrid.

1946 – Pendiri Opus Dei pindah ke Roma.

1947 – 24 Februari. Takhta Suci memberi pengesahan pontifikal yang pertama

1948 – 29 Juni. Pendiri Opus Dei mendirikan Kolese Romawi Salib Suci untuk pembinaan para anggota pria yang berasal dari seluruh dunia.

1950 – 16 Juni. Paus Pius XII memberi pengesahan definitif pada Opus Dei. Dari saat itu imam sekulir/praja dapat bergabung dengan Serikat Imam Salib Suci. Dari saat itu pula, bukan orang Katolik, atau bahkan bukan Kristen dapat menjadi kooperator Opus Dei.

1953- 12 Desember. Pendiri Opus Dei mendirikan Kolese Romawi Santa Maria, sebuah center internasional untuk pembinaan rohani, teologis dan apostolic bagi para anggota wanita Opus Dei

1957 – Pendiri Opus Dei ditunjuk sebagai anggota dari Akademi Pontifikal Teologi dan Konsultan dari Kongregasi untuk Seminari-seminari.

1960 – 21 Oktober. Ia menerima ‘doctor honoris causa’ dari Universitas Saragosa. Pada tanggal 25 Oktober ia meresmikan Universitas Navarra

1961 – Paus Yohanes XXIII mengangkatnya sebagai Konsultan Komisi Pontifikal untuk Interpretasi Hukum Kanonik

1962 – 11 Oktober. Konsili Vatican II dimulai. Pendiri Opus Dei meminta doa dari semua anak bimbingannya di Opus Dei  untuk keberhasilan supernatural dari Konsili.

1965- 21 November. Paus Paulus VI meng-inaugurasi ‘Centro Elis’ tempat pelatihan dan pembinaan untuk para buruh di pinggiran kota Roma yang dikelola oleh Opus Dei.

1967 – Diterbitkan buku kumpulan wawancara dengan Pendiri Opus Dei : Conversation with Mgr Josemaría

1969 – Kongres Umum Luar Biasa Opus Dei diselenggarakan di Roma untuk mempelajari transformasi Opus Dei menjadi prelatur pribadi, yaitu kerangka hukum dari Konsili Vatikan II yang cocok untuk fenomena pastoral Opus Dei

1970 – Pendiri Opus Dei pergi ke Mexico untuk beziarah dan berdoa di Tempat Ziarah Santa Maria dari Guadalupe.

1972 – Josemaría Escrivá mengadakan perjalanan katekesis di Spanyol dan Portugal selama dua bulan dan bertemu dengan ribuan orang.

1973 – Maret. Buku “Christ is Passing By” diterbitkan. Buku-buku lain diterbitkan sesudah Josemaría Escrivá wafat: Friends of God, Furrow, Forge dan Jalan Salib.

1974 – Pendiri Opus Dei mengadakan perjalanan ke 6 negara di Amerika Latin: Brasil, Argentina, Chile, Peru, Ecuador dan Venezuela, di mana ia memberi katekese dalam pertemuan dengan anak-anaknya dan orang-orang lain juga.

1975 - Perjalanan pastoral terakhir dari Pendiri Opus Dei ke Amerika: Venezuela dan Guatemala. 25 May ia mengunjungi Barbastro dan Torreciudad. 26 Juni Josemaría Escrivá wafat di Roma. Pada waktu itu 60,000 umat telah bergabung dengan Opus Dei. 7 Juli Inaugurasi Tempat Ziarah Bunda Maria dari Torreciudad, dekat Barbastro tempat ia dilahirkan. 15 September Alvaro del Portillo dipilih sebagai penerus Pendiri Opus Dei

1981 – 12 Mei. Proses Kanonisasi Josemaría Escrivá dibuka di Roma

1982 – 28 November. Paus Yohanes Paulus II menetapkan Opus Dei sebagai Prelatur Pribadi. Inilah kerangka hukum yang diharapkan oleh Pendiri Opus Dei. Mgr Alvaro del Portillo diangkat sebagai Prelat

1990 – 9 April. Dikeluarkan Dekrit yang menyatakan Hamba Tuhan Josemaría Escrivá menghayati kebijakan Kristiani secara heroik semasa hidupnya

1991 – 6 Juli. Dekrit yang menyatakan adanya mukjizat penyembuhan dengan perantaraan Josemaría Escrivá

1992 – 17 Mei. Paus Yohanes Paulus II mengangkat Josemaría Escrivá menjadi ‘beato’

2001 – 20 Desember. Dekrit tentang mukjizat penyembuhan dengan perantaraan Beato Josemaría Escrivá .

2002 – 6 Oktober. Paus Yohanes Paulus II mengangkat Josemaría Escrivá menjadi ‘santo’