Tahbisan diakon, "perwujudan iman yang besar"

Beberapa hari sebelum Tahun Iman berakhir , Uskup Javier Echevarría memberikan tahbisan diakon pada 30 anggota Opus Dei. Demikian kata-kata dari Prelat Opus Dei beserta foto-foto upacara.

Foto-foto upacara pentahbisan

Upacara pada hari Sabtu 9 November tersebut dimulai pada pukul 4 sore di Basilika St Eugenius di Roma. Para diakon baru berasal dari 11 negara yang berbeda: Spanyol, Kolombia, Filipina, Argentina, Chili, Meksiko, Uganda, Inggris, Brasil, Prancis dan Uruguay .

Prelat Opus Dei memberikan beberapa komentar pada beberapa momen kunci dalam pentahbisan diakon: penumpangan tangan dan doa konsekrasi, penyerahan pakaian diakon (dengan stola dan dalmatik), penyerahan Injil dan ciuman perdamaian.

"Kita mengambil bagian, " dalam perwujudan iman yang besar”, katanya. Masing-masing pria ini, setelah menanggapi panggilan Allah dengan bebas, akan menjadi pastor Kristus, melayani semua orang. Pilihan tersebut adalah suatu pilihan Ilahi .

"Yesus mengambil alih diri kalian masing-masing, seluruh keberadaan kalian, untuk membuat kalian menjadi instrumen-Nya yang hidup atas segala tindakan pengudusan-Nya. Saya memahami sukacita dan emosi kalian sebagai pastor Kristus, karena karunia yang akan kalian terima ini sangatlah besar.”

"Kalian akan senantiasa setia kepada-Nya, dengan bantuan Tuhan, jika kalian memperhatikan dan memelihara semangat doa kalian, memenuhi tugas kalian untuk membaca Ibadat Harian dengan setia, dan berjuang untuk menyelaraskan hidup kalian dengan Kristus, yang tubuh-Nya, dari saat ini, dapat kalian distribusikan dalam Komuni kepada umat."

Berbicara pada umat yang telah memenuhi Basilika Santo Eugenius (kerabat dan teman-teman dari diakon dan umat lainnya), beliau berkata : " Mari kita menemani para pastor baru Tuhan kita dengan doa dan matiraga. Marilah kita juga memohon kepada Roh Kudus untuk mengirim banyak panggilan imamat kepada Gereja . "

Para diakon baru akan menerima tahbisan imamat pada 10 Mei mendatang di Basilika yang sama.

Para diakon baru:

Ángel María Tallón Avilés (Spanyol)

Alfonso Bailly-Baillière Torres-Pardo (Spanyol)

Marcos Javier Gaviola (Argentina)

Raúl Ruvalcaba Peña (Meksiko)

Alfonso Izco Mutiloa (Spanyol)

José Verdiá Báguena (Spanyol)

Rafael Carlos de Mosteyrín Gordillo (Spanyol)

David Lázaro Blázquez (Spanyol)

Manuel Navarrete García (Spanyol)

Joaquín Rebolé Ruiz (Spanyol)

Jesús Gil Sáenz (Spanyol)

Dámaso Ángel Azagra Malo (Spanyol)

Ignasi Pujol Artigas (Spanyol)

Jesús Vidal Gil (Spanyol)

Paul Muller Aguirre (Inggris)

Miguel García Manglano (Spanyol)

Pedro Pablo Arriagada Irarrázaval (Chili)

Nicolás Massmann Bozzolo (Chili)

Víctor Abascal Rojo (Spanyol)

Manuel Ángel Villalobos Sánchez (Spanyol)

Santiago Villa Botero (Kolumbia)

Nicolás Vergara Correa (Chili)

Daniel Ricardo De Boni Argenta (Brasil)

Xavier Carbonell (Prancis)

Héctor Tadeo López Limón (Meksiko)

Carlos Andrés Varela Vega (Uruguay)

David Serrano-Calvillo Ramos (Spanyol)

Dennis Jao Yu (Filipina)

Dennis Rodgen Atienza Tolentino (Filipina)

Alex Mbonimpa (Uganda)